Badan Keamanan Rakyat (BKR) adalah sebuah badan negara yang bertugas untuk menjaga keamanan rakyat. BKR merupakan cikal bakal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
BKR baru terbentuk usai proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pada 19 Agustus 1945, pimpinan dari golongan muda mengusulkan rancangan pembentukan tentara Indonesia sebagai kelengkapan negara yang merdeka.
Mengutip situs resmi Kementerian Pertahanan, BKR dibentuk pada 22 Agustus 1945 dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Selain BKR, PPKI juga membentuk dua badan lain sebagai wadah untuk menyalurkan potensi perjuangan rakyat. Yaitu Komite Nasional Indonesia (KNI) dan Partai Nasional Indonesia (PNI).
Lalu BKR diresmikan Presiden Soekarno pada 23 Agustus 1945. Arudji Kartawinata diangkat sebagai komandan BKR. Setelah BKR diresmikan, segenap jajaran pemerintahan di daerah segera mengadakan pertemuan untuk membentuk BKR di daerah masing-masing.
Dikutip dari buku Perlindungan Penduduk Sipil Dalam Perlawanan Rakyat Semesta dan Hukum Internasional karya F Sugeng Istanto, para pemuda dan mantan anggota PETA merumuskan struktur BKR sesuai dengan teritorial pendudukan Jepang. Mereka adalah Kaprawi, Latief Hendraningrat, Arifin Abdurrachman, Machmud dan Zulkifli Lubis.
Tak hanya BKR Darat, BKR Laut juga dibentuk oleh Mas Pardi, Adam, RE Martadinata, dan R Suryadi yang merupakan bekas murid dan guru dari Sekolah Pelayaran Tinggi
Sebelumnya Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut didirikan oleh veteran Koninklijke Marine dan Kaigun. Koninklijke Marine merupakan Angkatan Laut Belanda, sedangkan Kaigun merupakan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. BKR Laut Pusat ini berada di bawah pimpinan M Pardi dan mendapat pengesahan dari Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Semangat yang ada dalam kedua veteran itu menjadi faktor pendorong terbentuknya kesatuan ini. BKR Laut ini merupakan cikal bakal dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Setelah BKR Laut terbentuk, maka berbagai kesatuan laut terus berbenah untuk membangun matra ini menjadi lebih baik.




