Pesawat CN-235 memang telah menjadi pilihan yang populer bagi banyak negara, terutama untuk keperluan militer dan misi khusus. Berbagai fitur unggulannya, seperti kemampuan untuk melakukan take-off dan landing singkat (STOL) serta kemampuan untuk beroperasi di berbagai jenis landasan, menjadikannya pilihan yang sangat fleksibel untuk berbagai keperluan.
Selain itu, kemampuan deteksi target/objek kecil yang dimilikinya menjadi nilai tambah yang sangat berharga dalam berbagai misi pengintaian dan penjagaan wilayah. Dengan ketahanan terbang yang cukup tinggi, pesawat ini dapat digunakan dalam misi-misi yang memerlukan waktu terbang yang panjang tanpa perlu sering melakukan pengisian bahan bakar.
Dorongan untuk meningkatkan produksi CN-235 merupakan indikasi dari potensi pasar yang besar dan permintaan yang terus meningkat dari berbagai negara. Ini juga menjadi peluang baik bagi industri pertahanan Indonesia untuk mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak di luar negeri, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan reputasi dalam industri penerbangan militer.
Pesawat CN235 memang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia karena telah menjadi produk unggulan dari PT Dirgantara Indonesia (Persero), sejak awal kerja sama antara PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) dan perusahaan pesawat terbang Spanyol, Construcciones Aeronautica SA (CASA). Kerja sama tersebut, yang dimulai sejak tahun 1980-an, menghasilkan pesawat yang kini telah mendunia.
Pesawat CN235 merupakan pengembangan dari pesawat C212 Aviocar yang sebelumnya telah diproduksi oleh CASA di Spanyol dan IPTN di Bandung. Keunggulan utama dari pesawat CN235 adalah kemampuannya untuk lepas landas dan mendarat di landasan pendek, sehingga cocok untuk beroperasi di berbagai jenis landasan termasuk yang tidak beraspal.
Dengan desain dasarnya yang mengalami peningkatan secara berkesinambungan, pesawat CN235 telah menghasilkan berbagai versi, baik yang dikembangkan oleh PT DI maupun oleh Airbus Defence and Space. Salah satu versi yang dikembangkan oleh PT DI adalah CN235-220, yang memiliki beberapa tipe seperti angkut, MPA (Maritim Patrol Aircraft), dan Special Mission.
Pesawat CN235-220 tipe angkut merupakan pesawat multifungsi yang dapat dengan mudah diubah konfigurasinya, baik untuk angkut kargo maupun penumpang. Kemampuannya yang tangguh, bandel, dan mudah perawatannya menjadikannya pilihan yang baik dalam berbagai situasi.
Tipe MPA dari CN235-220 dilengkapi dengan radar untuk deteksi jarak jauh dan kamera beresolusi tinggi untuk memaksimalkan proses patroli maritim. Kemampuannya untuk mendeteksi logam dan panas serta rencana untuk membekalinya dengan roket membuktikan bahwa pesawat ini sangat cocok untuk keperluan militer, termasuk penerjunan pasukan.
Sebagai hasil dari kerja keras PT DI, pesawat CN235-220 telah digunakan oleh berbagai negara seperti Turki, Korea, dan Indonesia sendiri. Ini menunjukkan bahwa pesawat ini bukan hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga menjadi pilihan yang diakui secara internasional dalam berbagai misi dan keperluan.
